Blog ini merupakan blog pribadi yang bersifat konten informasi yang disarikan dari berbagai sumber. Silahkan ambil dan copy dengan mengutip sumbernya
Senin, 07 Februari 2011
DIARE
Penyebab Diare
Penyebab timbulnya diare pada ternak sapi dapat dibedakan menjadi 2 yakni :
1. Faktor / Perubahan Fisiologis
Ciri-ciri :
- Tubuh masih terlihat sehat (tidak pucat dan tidak lesu)
- Masih mau makan
- Feses lembek sampai cair tanpa disertai perubahan lainnya (tidak berbau, berlendir atau disertai bercak darah/segmen-segmen cacing)
Gejala yang terjadi diatas merupakan diare yang disebabkan oleh perubahan fisiologis misalnya perubahan lingkungan ternak, meliputi perubahan pakan, perpindahan ternak, perubahan cuaca, dan pergantian pemeliharaan. Untuk itu cara penanganannya adalah dengan tidak melakukan perubahan yang mendadak dalam hal pakan, perpindahan lokasi kandang dan sebagainya agar ternak tidak stres. Selain itu untuk mengganti cairan tubuh yang hilang maka diberikan cairan elektrolit terutama air, bikarbonat, sodium dan potassium atau larutan garam agar tidak terjadi dehidrasi yang lebih lanjut. Berikut disajikan resep cairan elektrolit yang dapat digunakan sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi diare :
• 3 kotak kecil kaldu sapi instan (bisa juga menggunakan 1 sachet kaldu sapi)
• 1 sachet agar agar bubuk
• 2 sendok garam
• 2 sendok soda kue/baking soda/sodium bicarbonate/NaHCO3 (Anonimusa, 2006)
Selain untuk mengembalikan keseimbangan cairan tubuh juga diperlukan pengobatan untuk mengurangi gejala yang terjadi agar tidak menjadi lebih parah.
2. Faktor Penyakit/Agen Infeksi
Diare dapat juga disebabkan oleh agen-agen infeksi, diantaranya bakteri, virus ataupun parasit. Gejala klinisnya pun berbeda dengan diare yang disebabkan oleh perubahan fisiologis, diantaranya adalah:
- Diare profus (terus-menerus)
- Feses lembek sampai cair, berwarna gelap/kehitaman, berbau busuk, kadang disertai lendir, bercak darah/segmen cacing yang keluar dari lubang anus
- Tubuh terlihat kurus, pucat, lemah dan lesu
- Dari mata dan hidung keluar eksudat / lendir
- Bulu kasar, kaku dan rontok
- Nafsu makan menurun
- Merejan/merintih
- Punggung melengkung
- Jalan sempoyongan atau bahkan sampai ambruk
Penanganan bagi ternak yang terkena diare dengan gejala klinis seperti di atas selain dengan cara penggantian cairan tubuh yang hilang sebagai pertolongan pertama juga dilakukan pengobatan untuk menghentikan gejala diare atau mengatasi penyebab diare. Berikut ada beberapa resep lain yang dipercaya masyarakat dapat digunakan untuk menangkal diare pada sapi, baik sapi pedet maupun sapi dewasa gejala diare yang masih dalam stadium awal :
a. Bahan : arang tempurung kelapa
Cara membuat :
- Tumbuk halus arang tempurung kelapa.
- Ayak, lalu tampung dalam wadah yang mudah disimpan.
Cara Pengobatan
Untuk mengobati sapi berikan sebanyak 50 gram per oral
b. Bahan : Minyak kelapa 500 ml
Cara Pengobatan :
Minumkan untuk pengobatan seekor sapi
c. Bahan : daun jambu biji 200-300 kg
Cara pengobatan : diberikan secara langsung maupun bisa ditumbuk, ditambahkan sedikit air lalu diminumkan ke ternak. Dosis untuk seekor sapi
d. Daun nangka maupun buah nangka yang masih muda dan baru tumbuh diberikan secara langsung maupun ditumbuk dan dicampur sedikit air lalu diminumkan ke ternak
e. Campur dan haluskan temu ireng, kunir, kencur, lempuyang dan tempe busuk masing-masing 200-300 gram, dimasukkan ke dalam plastik dan didiamkan selama 1 malam lalu diperas. Hasil perasan diminumkan 3 kali sehari selama 2 hari.
f. Campur dan haluskan lempuyang 3 biji, gula pasir 250 gram lalu tambahkan 10 liter air masak dan diminumkan ke ternak dengan dosis 1 liter/ekor 3 kali sehari (Anonimus, 1994)
• Pisahkan sapi dara dan sapi yang lebih dewasa, tingkat imunitas dari pedet yang dilahirkan sapi dara secara umum lebih rendah daripada pedet yang dilahirkan sapi dewasa.
• Hindari tempat melahirkan yang basah dan lembab, proses kelahiran dapat dilakukan di padang penggembalaan apabila cuaca dan tempat memungkinkan. Lingkungan ideal untuk melahirkan adalah padang/lapangan rumput yang tidak terlalu curam, tersedia penahan angin (windbreak), cuaca hangat dan kering. Ingatlah bahwa penyebab diare adalah udara lembab, dingin, basah dan lingkungan yang kotor.
• Apabila melahirkan di tempat yang sempit, apabila kondisi memungkinkan, pindahkan induk dan anak ke lapangan rumput yang bersih segera setelah melahirkan. Lindungi pedet (dengan kandang portable) dari udara dingin, hujan atau serangan binatang buas
• Isolasi pedet yang diare secepat mungkin. Bersihkan dan desinfeksi lingkungan kandang. Isolasi sedini mungkin sangat kritis untuk menghindari penyebaran diare pada pedet lain.
• Pastikan induk dan anak dalam kondisi yang baik, terapkan program pakan dan nutrisi untuk memastikan ternak tumbuh sehat dan kuat.
• Berikan larutan iodine (betadine, atau minimal obat merah) pada ari ari pedet, sedini mungkin setelah dilahirkan.
• Minta saran dokter atau mantri hewan mengenai vaksinasi atau perawatan kesehatan yang dapat diberikan
Semoga bermnafaat
KEMBUNG (TYMPANI/BLOAT)
Gejala Klinis Kembung
• perut bagian kiri atas membesar dan cukup keras, bila ditepuk akan terasa ada udara dibaliknya, dan berbunyi seperti tong kosong
• ternak merasa tidak nyaman, menghentakkan kaki atau berusaha mengais-ais perutnya
• ternak sulit bernafas atau bernafas melalui mulut
• sering berkemih/kencing dan mengejan
• hidung kering
• nafsu makan turun/tidak mau makan sama sekali
• pada kasus yang berat akhirnya tidak dapat berdiri dan mati
Cara Pencegahan
1. Jangan memberikan hijauan atau leguminosae segar/basah, apalagi yang berusia muda di pagi hari karena mengandung embun. Berikan sarapan pada sapi rumput kering/hay atau hijauan yang telah dilayukan. Beberapa penelitian menyebutkan, pelayuan selama 2 – 3 jam sudah cukup menurunkan kandungan air. Suatu kebiasaan yang baik apabila peternak memberikan terlebih dahulu hijauan yang dipanen pada hari kemarin untuk diberikan pada pagi hari ini. Bila tidak tersedia hijauan kering, berikan konsentrat atau hijauan segar dalam kuantitas yang kecil dan perlahan-lahan.
2. Jangan lepaskan ternak di padang penggembalaan di pagi hari apalagi dalam keadaan perut kosong. Awali dengan rumput kering untuk meredakan nafsu makan atau tunggu ketika matahari mulai naik dan embun sudah menguap. Hal yang sama juga berlaku apabila rumput penggembalaan basah oleh air hujan.
3. Observasi ternak di padang penggembalaan minimal 2 jam setelah diumbar. Pada rentang waktu ini biasanya bloat terjadi. Bila terlihat ada gejala, jangan terburu-buru menariknya dari grazing area, seringkali bloat dapat sembuh dengan sendirinya. Apabila gejala berlanjut, segera beri tindakan.
4. Pastikan perut ternak terisi rumput kering/hay/serat sebelum digembalakan pada awal musim hujan. Hal ini akan mengurangi asupan rumput segar sehingga memungkinkan rumen lebih mudah beradaptasi dengan menu baru yang segar perlahan-lahan.
5. Berikan hijauan dalam bentuk kasar. Jangan potong kecil-kecil hijauan. Semakin kasar potongan hijauan (misalnya hijauan utuh) akan semakin lambat mikrobial rumen mencerna sehingga meminimalkan kemungkinan bloat.
6. Cara pemberian hijauan (dan konsentrat) sedikit demi sedikit tapi dengan frekuensi yang sering adalah paling baik, sayangnya ini akan merepotkan peternak sendiri.
7. Beberapa ternak seringkali mengalami bloat berulang yang kronis. Mungkin disebabkan oleh faktor genetis. Bisa dipertimbangkan untuk di afkir saja.
8. Karena sebagian besar penyebab bloat adalah proses pencernaan oleh mikroorganisme, pemberian probiotik terutama pada sapi muda dapat membantu memperbaiki fungsi rumen.
Cara Pengobatan
1. Ganti menu hijauan segar dengan daun kering/hay. Hal ini akan membantu pada bloat ringan. Membawa ternak berjalan-jalan juga dapat membantu.
2. Bila masih berlanjut, berikan anti foam. Secara tradisional berupa minyak nabati atau lemak. Minyak bertugas sebagai pengurai buih, dapat menggunakan minyak nabati atau minyak sayur atau minyak goreng pada dosis 150 – 300 ml segera setelah bloat terdeteksi. Susu murni sebanyak 1 liter juga dapat dijadikan alternatif untuk membuyarkan buih. Obat modern anti foam untuk mengobati timpani juga tersedia dalam berbagai merek, dapat diperoleh di toko-toko obat hewan.
3. Dengan menggunakan selang (ukuran ¾” sampai 1” diameter) sepanjang 2 – 3 meter yang dilumuri dengan minyak, dimasukkan melalui mulut melalui esophageal (tenggorokan) sampai mencapai rumen untuk membantu mengeluarkan gas dari dalam rumen. Selang ini sering disebut selang esophagus/stomach tube. Cara ini terkadang berhasil namun cukup berbahaya karena dapat menganggu bagian dalam ternak. Sebaiknya mintakan saran pada dokter hewan.
4. Apabila cara diatas tidak terlihat manjur dan kondisi ternak sudah tidak bisa berdiri sementara dokter hewan belum datang, anda harus melepaskan tekanan gas dengan paksa dengan cara melubangi dinding perut sapi. Bisa dengan menggunakan trokar (semacam penusuk, mirip paku tapi lebih besar) yang ditusukkan pada perut kiri atas, di belakang tulang rusuk. Gas yang terjebak dapat keluar melalui lubang tersebut. Apabila trokar tidak tersedia, sembarang alat yang tajam sepeti jarum suntik, jarum besar atau paku dan pisau bisa juga digunakan untuk membuat lubang sedalam kira-kira 2.5cm. Setelah ditusukkan, pisau jangan dicabut, tapi diputar miring sehingga gas bisa keluar. Namun demikian tindakan ini sebaiknya dipandang sebagai cara terakhir, karena bila salah dapat merobek rumen. Apabila ini terjadi dokter harus melakukan jahitan dan memberikan antibiotik untuk menghindari infeksi.
Beberapa resep tradisional lain untuk mengobati bloat yang dapat diaplikasikan antara lain:
a. Daun kentut atau sembukan 3 genggam dan bawang merah 20 buah. Parut halus daun kentut dan haluskan bawang merah. Campur kedua bahan dan tambahkan garam. Campur air dalam botol dan minumkan. Dosis untuk satu ekor sapi dewasa.
b. Getah pepaya 2 sendok makan. Garam dapur 1 sendok makan. Campurkan secara merata dan tambah air dalam botol air mineral kemudian diminumkan. Dosis untuk satu ekor sapi pedet (Anonimus, 1994)
c. Campur 100 gr asam jawa dan 100 ml air putih, diremas-remas lalu disaring dan 3 sendok makan garam yang diberikan secara terpisah. Cara pemberian obat yakni ternak dalam posisi berdiri, kepala dikondisikan mendongak, mulut dibuka, kemudian dalam kondisi mulut menganga garam dilempar dengan sedikit sentakan dan usahakan mengenai faring agar menimbulkan rasa geli sehingga memacu saraf ternak untuk batuk atau mendehem, kemudian baru larutan asam garam tersebut diminumkan sehingga sisa-sisa garam ikut tertelan. Larutan asam ini nantinya akan mengeluarkan lendir yang mengandung gas beracun dengan cepat. Sehingga, reaksi batuk ini akan memacu lendir keluar dan akhirnya ternak bisa bernafas kembali. Dosis pemberiannya dapat bertahap, tergantung tingkat serangan, umur dan berat badan. Satu formulasi larutan 100 gr asam jawa ini untuk menyembuhkan stadium awal pada ternak dewasa. Kita ambil standar ternak dewasa dalam arti satu kali melahirkan (ternak betina). Pemberian obat 3 kali sehari, 1 kali minum adalah 1 sendok teh garam atau 2 kali sehari, 2 kali minum- 1,5 sendok teh garam (Anonimusb, 2006).
Semoga bermanfaat.
Selasa, 01 Februari 2011
Penampilan Sapi Simental dan Peranakan Ongol dalam Pola Penggemukan Sapi Potong Sistem Kereman Berbasis Limbah Singkong
Cattle Performances of Simental and Peranakan Ongol (PO) in Fattening Beef Cattle Pattern Systems Based Kereman Cassava Waste
Agung Adi Candra
Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Lampung
Jln. Soekarno-Hatta No.10 Rajabasa Bandar Lampung
Email: adicandrapolinela@gmail.com
Dilakukan penelitian untuk melihat respon sapi simental dan peranakan ongol terhadap pemberian pakan kulit singkong. Kulit singkong dari perusahaan tapioka yang selama ini menjadi sampah ternyata memiliki prospek yang menjanjinkan untuk digunakna sebagai pakan sapi potong. Berbeda dengan onggok, kulit singking relatif sangat murah dan dianggap tidak bermanfaat.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Sapi simental memiliki respon lebih baik dalam penggemukan sapi potong sistem kereman dengan menggunakan limbah kulit singkong sebagai bahan makanan utama dibandingkan sapi peranakan ongol.
ABSTRACT
The purpose of this article was to examine the performance Simental cattle and Peranakan ongol (PO) in Fattening Beef Cattle Pattern Systems Based Kereman Cassava Waste. Research did to use of 10 cows divided into two groups; simental and Peranakan ongol (PO). Cows are given feed treated with the main feed ingredient cassava waste of skin and combined with the concentrate. The research that has simental cow better response in Fattening Beef Cattle Pattern System for the increase of body weight 43.7 kg and Average daily gain 0.73 Peranakan ongol (PO) 33.3 kg and 0.59 Average daily gain.
Keywords: Cattle performances, Peranakan ongol, Simental, Cassava Waste
Tulisan lengkap dapat anda Download disini
Sabtu, 29 Januari 2011
Senin, 20 Desember 2010
Jagung dan dunia Peternakan
Tanaman jagung memiliki nilai ekonomis yang tinggi, selain buahnya yang menjadi makanan pokok di berbagai daerah di Indonesia, hasil ikutannya pun memiliki nilai ekonomis tinggi. Seperti batang dan daun jagung yang masih muda dikenal sebagai jerami jagung dimanfaatkan sebagai hijauan pakan ternak. Selain sebagai pakan hijauan ternak, jerami juga dapat digunakan sebagai pakan olahan ternak dalam bentuk hay dan silase. Sisa buah tongkol jagung pun dapat diolah kembali menjadi bahan bakar. agung adalah salah satu produk pertanian yang banyak dihasilkan di negara Indonesia. Pada tahun 2004 produksi jagung nasional mencapai 11.225.243 ton dan meningkat menjadi 12.523.894 ton pada tahun 2005. Pemanfaatan jagung saat ini sangat beraneka ragam mulai dari bahan pangan hingga bioenergi. Buah jagung terdiri dari 30% limbah yang berupa tongkol jagung. Jika dikonversikan dengan jumlah produksi jagung pada tahun 2004 maka negara Indonesia berpotensi menghasilkan tongkol jagung sebanyak 3.757.000 ton. Jumlah limbah tersebut sangat banyak dan akan menjadi sangat potensial jika dapat dimanfaatkan secara tepat.
Pada tahun 2006, luas panen jagung 3,5 juta hektar dengan produksi rata-rata 3,47 ton/ha, produksi jagung secara nasional 11,7 juta ton. Dari hasil produksi ini limbah batang dan daun jagung kering sebesar 3,46 ton/ha, jika di konversikan dengan nilai kalori yaitu 4370 kkal/kg dan potensi limbah batang dan daun jagung kering yaitu sebesar 66,35Gj. Potensi energy limbah komoditas jagung sangat besar dan akan terus meningkat , oleh karena itu pemanfaatan limbah jagung sangat diperlukan untuk mendapatkan keuntungan optimal.
Dalam dunia peternakan, jagnung adalah komponen yang sangat penting dalam pembuatan ransum ternak. Komponen utama pakan ternak adalah jagung, bungkil dan tepung ikan. Dari tiga komponen ini hanya jagung yang sudah bisa diproduksi dalam jumlah memadai. Sementara ketergantungan kita pada bungkil dan tepung ikan masih sangat tinggi. Tahun 1998 Indonesia malahan bisa surplus jagung. Impor kita hanya 298.234 ton, sementara ekspornya mencapai 463.000 ton. Sebelumnya, pada tahun 1997 kita mengalami defisit yang luar biasa. Impor kita mencapai 1.098.012 ton, sementara ekspornya hanya 14.400 ton. Produksi jagung nasional kita rata-rata mencapai 9 juta ton per tahun. Angka konsumsinya meskipun lebih tinggi dari angka produksi, namun belum pernah mencapai 10 juta ton per tahun. Baru selama dua tahun terakhir ini angka konsumsi kita melampaui 10 juta ton per tahun.
Tahun 1996, kebutuhan jagung untuk pakan ternak mencapai 3,5 juta ton. Tahun 1997 menurun menjadi 2,5 juta ton. Karena krisis ekonomi yang sangat parah, angka tersebut menjadi 1 juta ton pada tahun 1998 dan 1,8 juta ton pada tahun 1999. Sebab pada tahun-tahun tersebut sebagian besar industri perunggasan kita colaps. Di satu pihak, karena adanya krisis ekonomi angka luasan areal penanaman jagung pada tahun 1998 meningkat dari rata-rata sekitar 3,5 juta hektar menjadi 3,9 juta hektar. Ditambah lagi, tingkat keberhasilan panen pada tahun 1998 sangat tinggi akibat kemarau panjang pada tahun 1997, yang kemudian disusul dengan tingginya curah hujan pada tahun tersebut. Hingga tak mengherankan apabila angka ekspor jagung pada tahun tersebut mengalami lonjakan yang sangat berarti.
Dari gambaran tersebut, sebenarnya kita tidak perlu terlalu merisaukan komoditas jagung. Sebab defisit kita yang tercermin dari impor, paling tinggi hanya mencapai 1 juta ton per tahun. Dengan tingkat produksi petani yang hanya sekitar 2,5 ton per musim tanam, maka perluasan areal untuk menutup defisit tersebut hanyalah sekitar 400.000 hektar. Dengan benih hibrida, dengan penanganan budidaya yang benar, petani kita bisa menghasilkan sampai 8 ton pipilan kering per hektar per musim tanam. Sebab meskipun merupakan tanaman pendatang dari benua Amerika, jagung adalah tanaman tropis yang adaptasinya di lahan-lahan Indonesia bisa berjalan dengan baik. Lain halnya dengan kedelai (sebagai bahan bungkil) yang memerlukan panjang hari sampai 17 jam untuk mencapai produksi optimalnya 4 ton per hektar. Di Indonesia, dengan perlakuan apa pun, produksi optimal kedelai hanya akan mencapai 4 ton per hektar per musim tanam.
Tetapi masalahnya tidak sesederhana itu. Selama ini para petani kita tidak terlalu antusias menanam jagung karena rendahnya harga di tingkat petani. Rata-rata harga jagung kering berkadar air maksimal 15% hanya sekitar Rp 900,- per kg. Kalau kadar airnya mencapai di atas 20%, maka harga yang akan diterima petani bisa turun sampai ke tingkat Rp 500,- per kg. Dengan hasil hanya sekitar 2,5 ton per hektar maka harga jual sebesar Rp 500,- per kg tersebut akan mengakibatkan pendapatan petani hanyalah Rp 1.250.000,- per hektar per musim tanam. Biasanya para petani tidak pernah memperhitungan nilai sewa lahan. Demikian pula halnya dengan tenaga kerja mereka. Namun dengan pendapatan serendah itu, petani sulit untuk menutup biaya benih, pupuk dan pestisida. Kecuali mereka memperoleh bantuan kredit untuk keperluan budidaya.
Masalah utama yang dihadapi para petani jagung sebenarnya bukan menyangkut aspek budidaya melainkan pada pasca panen. Panen raya musim tanam I selalu terjadi pada bulan-bulan Januari dan Februari. Pada saat itulah tingkat curah hujan di Indonesia relatif tinggi. Hingga pengeringan dengan mengandalkan panas matahari pasti akan menjadi masalah. Karenanya, sentra-sentra jagung seperti di Lampung dan Jatim, sangat memerlukan dryer berkapasitas besar. Sayangnya, dryer adalah peralatan yang harganya paling tinggi dibanding mesin-mesin lainnya. Kalau mesin pemipil, pemecah dan penepung kapasitas terkecil harganya dibawah Rp 20.000.000,- per unit, maka dryer kapasitas terkecil sudah mencapai Rp 30.000.000,- Jadi sulit diharapkan para petani mampu investasi dryer untuk mengatasi masalah kadar air.
Masalah berikut yang dihadapi petani adalah, mereka sangat memerlukan uang cash pada saat panen. Tidak mungkin petani menahan produk mereka untuk menunggu saat membaiknya harga. Karenanya, untuk membantu para petani, mestinya dialokasikan dana pembelian. Seandainya dana pembelian ini bisa didapatkan oleh koperasi misalnya, masih akan timbul masalah penyimpanan. Selama ini penyimpanan jagung, juga beras, selalu dilakukan dengan menggunakan karung yang ditumpuk dalam gudang. Padahal idealnya penyimpanan produk-produk biji-bijian menggunakan silo. Hingga yang diperlukan oleh sentra-sentra produksi jagung adalah pengadaan dryer, dana pembelian ke petani dan silo sebagai tempat penyimpanan.
Sayangnya, selama ini perusahaan pakan ternak di Indonesia labih berpikiran praktis. Pokoknya kebutuhan jagung pipilan kering berkadar air 14% tersedia. Kalau petani Indonesia tidak bisa memenuhi permintaan mereka, impor pun dilakukan. Departemen Pertanian dan Dinas Pertanian di daerah, pola pikirnya kurang lebih juga sama. Hingga skim-skim kredit yang dikucurkan ke petani hanyalah untuk keperluan budidaya. Masalah pasca panen dan penanggulangan dana pembelian ke petani tidak pernah mereka sentuh. Kondisi semacam ini setengahnya dimanfaatkan oleh perusahaan pakan ternak untuk memperoleh jagung dengan biaya rendah. Paling tidak hal ini dilakukan oleh para tengkulak yang biasanya merupakan oknum-oknum perusahaan pakan ternak.
Dalih yang paling sering dikemukakan oleh para tengkulak dalam menekan harga di tingkat petani adalah, kualitas jagung kita tidak sebaik jagung impor. Kalau rendahnya mutu jagung lokal dikaitkan dengan masalah kadar air, memang benar. Tetapi dengan penanganan pasca panen yang benar, masalah tersebut dengan mudah bisa diatasi para petani kita. Sebab kenyataannya, jagung lokal kita mutunya justru lebih baik dari jagung impor. Paling tidak jika dibandingkan dengan jagung eks RRC. Pertama, tingkat kesegaran jagung lokal jelas lebih baik. Sebab jagung-jagung lokal yang beredar di pasaran adalah produk yang baru saja dipanen. Selain itu kandungan beta karoten jagung lokal kita labih tinggi. Hingga pakan ternak yang menggunakan jagung lokal, akan menghasilkan kuning telur dan daging ayam dengan kualitas yang lebih baik.
Hingga sebenarnya, perusahaan pakan ternak akan cenderung memilih jagung lokal dibanding yang impor. Namun, apabila stok jagung lokal tidak mencukupi, mareka akan mengimpornya. Sebenarnya, kalau kisaran kebutuhan industri pakan ternak maksimal hanya 3,5 juta ton, akan bisa dipenuhi oleh peroduksi kita yang bisa mencapai 10 juta ton. Akan tetapi, jagung produksi nasional tersebut tidak hanya ditujukan untuk pakan ternak. Masih lebih banyak jagung yang dikonsumsi manusia. Baik sebagai nasi jagung, berupa roti, kue-kue maupun makanan lainnya. Selain itu jagung juga dibutuhkan untuk industri non pakan ternak. Itulah sebabnya secara rutin kita masih akan mengalami defisit maksimal 1 juta ton setiap tahunnya.
Seandainya defisit rutin tersebut bisa kita tutup dengan perluasan areal tanam dan penanganan pasca panen yang benar, bisa saja kita masih akan melakukan impor. Mungkin impor kita akan tetap mencapai angka 1 juta ton. Bisa juga malahan akan semakin besar. Hal tersebut tidak perlu terlalu kita permasalahkan, asalkan ekspor kita bisa mencapai kisaran angka yang lebih besar lagi. Misalnya impor kita 1 juta ton sementara ekspornya mencapai 1,5 juta ton. Sebab dalam era perdagangan bebas, kita tidak hanya boleh mengekspor, melainkan juga wajib mengimpor dengan angka minimal tertentu. Dalam dunia bisnis hal itu biasa. Misalnya kita mengekspor minyak bumi berkadar belerang rendah ke Jepang, tetapi untuk konsumsi dalam negeri kita mengimpor minyak berkedar belerang lebih tinggi dari timur tengah.
Dengan gambaran permasalahan tersebut, sebanarnya kita tidak perlu terlalu merisaukan permasalahan jagung. Namun mengapa Departemen Pertanian sampai membentuk sebuah lembaga yang disebut Dewan Jagung Nasional? Sebenarnya ini merupakan stretegi perdagangan perusahaan perunggasan multinasional, terutama yang berasal dari AS. Mereka ingin pangsa pasar yang terus meningkat. Padahal, komoditas jagung sudah tidak terlalu menguntungkan untuk ditanam di AS. Karenanya mereka membuang komoditas murah ini ke RRC, India dan Indonesia. Tiga negara dengan potensi pasar terbesar karena jumlah penduduknya. Sebab kalau jagung sudah ditolak oleh petani AS sementara alternatif lain belum ada, maka industri perunggasan akan colaps lagi.
Sebab industri perunggasan tidak melulu menyangkut jagung. Masih ada bungkil, tepung ikan, industri grand-grand parent dan obat-obatan ternak. Semua itu sampai saat ini masih dipegang oleh negara-negara maju, terutama AS. Jadi kalau ada iming-iming dana besar untuk pengembangan komoditas jagung dari AS, kita mesti hati-hati. Bukan berarti harus ditolak, tetapi kita perlu tahu bahwa bantuan apa pun yang kita terima, pasti ada latar belakangnya. Dan latar belakang bantuan untuk pengembangan jagung melalui Dewan Jagung Nasional, adalah salah satu bagian dari agroindustri perunggasan yang melibatkan banyak perusahaan multinasional. Sebab Indonesia dengan jumlah penduduk di atas 200 juta jiwa
Senin, 22 November 2010
JERAMI PADI SEBAGAI PAKAN TERNAK

Jerami padi biasa dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Terlebih bila musim kemarau menjerang. Sayangnya kandungan nutrisi dan kecernaannya rendah, apalagi bila dibandingkan dengan pakan hijauan. Hal ini lantaran tingginya kadar serat kasar sebagai penyusun dinding sel tanaman. Juga rendahnya kadar protein serat kasarnya.
Mengingat jerami padi mudah didapatkan sebagai alternatif pakan ternak, peternak acap mengupayakan perbaikan potensi pakan jerami padi ini. Ahli pakan ternak Mirni Lamid dari Departemen Peternakan FKH Unair Surabaya memberi jalan perbaikan ini dengan perlakuan biologi mengunakan enzim xilanase.
Kata Mirni Lamid, perlakuan biologi menggunakan enzim xilanase pada jerami padi itu selain ramah lingkungan juga mampu memperbaiki potensi pakan berserat. Proses kimianya adalah dengan mengubah struktur ligno selulosa dan lignohemiselulosa.
Sehingga, “Akan lebih memudahkan degradasi fraksi hemiselulosa pada jerami padi secara efisien dan optimal,” kata Mirni Lamid. Dari hasil penelitiannya, penambahan enzim xilanase dengan waktu inkubasi 2 hari dapat menurunkan kandungan serat dan meningkatkan kandungan protein kasar.
Manfaatnya, menurut Mirni Lamid, penggunaan enzim Xilanase dapat memberi respon positif dalam peningkatan kualitas jerami padi sebagai pakan ternak ruminansia tersebut. Mengapa bisa demikian, ahli pakan ternak itu menjelaskan semua berdasar penelitiannya.
Enzim Xilanase sebagaian besar dihasilkan oleh mikroorganisme seperti bakteri dan fungi. Kelompok enzim glikosil hidrolase mampu memecah ikatan glikosidik pada xilan dengan kecepatan lebih dari 10 pangkat 17 kali. “Oleh sebab itu, keberadaan enzim ini memegang peranan penting dalam mendegradasi limbah yang kaya hemiselulose,” kata Mirni Lamid.
Hemiselulose merupakan polisakarida struktural sel tanaman terbanyak kedua setelah selulose. Komponen hemiselulose terpenting dari sel tanaman adalah xilan tersebut. Xilan tersusun atas rantai polixilos membentuk heteropolisakadrida bercabang yang sulit didegradasi oleh mikroba rumen.
Dalam penelitian Mirni Lamid tersebut, ia melalui tahap-tahap esksplorasi enzim xilanase untuk mengetahui optimasi pH dan suhu. Kemudian uji potensi enzim xilanase dalam upaya meningkatkan kualitas jerami yang meliputi kandungan bahan kering, bahan organik, serat kasar dan protein kasar.
Kandungan-kandungan zat pakan dalam jerami padi inilah yang digertak kondisinya dengan enzim xilanase. Alhasil, kandungan seratnya menurun. Segangkan protein kasarnya meningkat, sehingga kandungan gizinya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. (www.majalahinfovet.com)
Fenomena Meningkatnya Kasus Necrotic Enteritis

Necrotic Enteritis (NE) merupakan jenis penyakit yang belakangan ini fenomenanya cenderung mengalami peningkatan kasus cukup signifikan dilapangan. Kasus NE tercatat banyak menimbulkan permasalahan pada peternakan ayam broiler modern, namun demikian cukup banyak juga dilaporkan terjadi pada peternakan ayam petelur komersial serta breeder (peternakan ayam pembibitan).
Kasus NE secara langsung menyebabkan gangguan fungsi sistem pencernaan, sehingga dinilai sangat merugikan secara ekonomis berkenaan dengan gangguan efesiensi pakan (FCR yang meningkat cukup signifikan) dan gangguan pertumbuhan serta sejumlah kematian. Dari sisi biaya yang harus dikeluarkan oleh peternak ayam broiler untuk pengobatan terhadap NE, untuk setiap ekor ayamnya dapat mencapai antara Rp 400 – 500 tergantung derajat keparahan penyakit, lama waktu pengobatan serta umur ayam saat dilakukan pengobatan.
Necrotic Enteritis merupakan salah satu penyakit infeksius yang disebabkan oleh bakteri jenis Clostridium perfringens, dimana tergolong bakteri gram-positif, bersifat anaerobic, umum dapat ditemukan di tanah, litter, debu dan pada level yang rendah ditemukan dalam usus ayam sehat. Clostridium perfringens hanya akan menyebabkan NE bila karena kondisi yang mendukung dalam saluran pencernaan ayam, bakteri tersebut berubah sifat dari type yang tidak memproduksi toksin menjadi type yang mampu memproduksi toksin.
Beberapa type Clostridium perfringens
Terdapat lima type dari Clostridium perfringens (A, B, C, D and E) dimana mampu memproduksi sejumlah toksin seperti toksin: alpha, beta, epsilon, iota and toksin CPE. Alpha toksin dan enzim phospholipase C diyakini sebagai kunci penyebab terjadinya NE. Namun demikian dari studi yang dilakukan oleh pada ahli belakangan ini, isolat dari Clostridium perfringens yang tidak memproduksi alpha toksin tetap dapat menimbulkan terjadinya NE.
Sebagai tambahan, toksin yang disebut NetB belakangan ini diidentifikasi dapat menyebabkan terjadinya NE yang disebabkan oleh salah satu isolat Clostridium perfringens (Anthony Keyburn, CSIRO Livestock Industries Researchers).
Usus dari ayam yang terinfeksi Clostridium perferingens menjadi rapuh dan menggelembung disertai adanya timbunan gas dan lesi-lesi bersifat nekrosis yang menyebar cukup luas disebabkan oleh toksin yang dihasilkan oleh Clostridium perfringens tersebut. Pada kejadian yang bersifat akut, sering kali adanya kematian pada ayam yang terinfeksi tidak disertai adanya gejala klinis. Namun demikian pada bentuk yang subklinis, lebih banyak menimbulkan kerugian secara ekonomis berupa gangguan pertumbuhan dan problem efesiensi pakan.
Gejala klinis dan lesi
Gejala awal dari ayam yang mengalami infeksi Clostridium perfringens penyebab NE serikali nampak ayam mengalami diare dengan kotoran agak encer warna merah kecoklatan (seperti warna buah pepaya) disertai dengan cairan asam urat yang keluar bersama feces dan terkadang fecesnya bercampur dengan sejumlah material pakan yang tidak tercerna secara sempurna. Akibat terjadinya diare, litter nampak cepat basah dan cemaran ammonia jadi meningkat cukup tajam ada dalam kandang, sehingga dapat memperparah kondisi sakit dari ayam dan meningkatnya jumlah kematian. Pada ayam broiler, seringkali kasus NE dapat diamati cukup jelas saat memasuki umur 3 (tiga) minggu keatas.
Gangguan pertumbuhan (pertumbuhan melambat) dan problem efisiensi pakan (FCR jadi membengkak) disebabkan karena rusaknya dinding usus oleh toksin yang dihasilkan oleh infeksi Clostridium perfringens, dimana terjadi gangguan penyerapan nutrisi pakan oleh dinding usus. Contoh gambar dibawah menunjukkan tingkatan derajat lesi disebabkan oleh paparan Alpha toksin yang dihasilkan oleh infeksi Clostridium perfringens (derajat lesi dari tingkat 1 – 4), dimana semakin berat derajat lesinya, maka semakin berkurang nutrisi yang mampu diserap oleh dinding usus, sehingga sangat berdampak pada gangguan pertumbuhan dan membengkaknya FCR.
Secara khusus kasus NE yang bersifat sporadik seringkali dapat terjadi pada peternakan ayam, baik pada peternakan ayam broiler (pedaging), petelur komersial maupun breeder, dapat terjadi bila mana tidak digunakannya antibiotika yang berfungsi sebagai growth promoters atau problem infeksi oleh Emeria spp. penyebab Koksidiosis tidak terkontrol dengan maksimal, praktik manajemen pemeliharaan ayam dibawah standar (tidak sesuai dengan keinginan ayam modern), serta pakan dengan kandungan NSP (Non Starch Polisacharida = Karbohidrat bukan Pati) yang cukup tinggi dan sumber protein asal hewani yang cukup tinggi kandungannya dalam sediaan pakan.
(www.majalahinfovet.com)
Rabu, 03 November 2010
Rabu, 01 September 2010
Riset ampuhnya Temulawak
Plak gigi merupakan lapisan tipis yang dihuni sisa-sisa makanan halus, bakteri, dan cendawan. Lapisan itu dibungkus air liur sehingga dapat mengeras. “plak dapat terbentuk setengah jam setelah makan,” kata drg Endang Wahyuningsih MS SpPros dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Pasta Gigi
Dampak buruk plak itu mendorong Prof Jae Kwan Hwang dan timnya dari Departemen of Biotechnology Yonsei University mencari herba yang berkhasiat sebagai benteng pertahanan gigi. Hasilnya penelitian itu mengerucut pada tanaman temulawak Curcuma xanthorriza.
Dari presentasi Hwang pada The 1st International Symposium on Temulawak di IPB pada Mei 2008, terungkap xanthorrizol pada rimpang temulawak tokcer sebagai antimikroba dan antibakteri. Ekstrak temulawak membuat bakteri Streptococcus, Antinomyces viscosus, dan Porphyromonas gingivalis di gigi mati. Xanthorrizol memicu denaturasi protein sel bakteri yang ujung-ujungnya memaksa protein itu keluar sel. Berikutnya sel akan mengkerut dan mati. Karena keampuhan itu temulawak kini dilirik industry pasta gigi di Korea Selatan.
Antioksidan
Sebagai obat jerawat rimpang anggota family Zingiberacceae itu juga tokcer. Penelitian Irmanida Batubara Msi dan kolega : Tohru Mitsunaga serta Hideo Ohsashi dari Gifu University di Jepang, menunjukkan jerawat akibat bakteri Propionibacterium acnes bisa sembuh dengan temulawak. Ekstrak rimpang memakai matanol dan 50% etanol cukup menghambat daya serang bakteri itu melalui mekanisme penghambatan aktivitas lipase-semacam enzim katalisator.
Uji lain menunjukkan kerabat kunyit itu bisa menekan serangan malaria. Lihat data WHO yang menyebutkan 41% penduduk dunia beresiko terinfeksi malaria. Parahnya lagi pengobatan yang sudah berjalan dengan obat antimalaria berbahan aktif klorokin membuat resistensi pada Plasmodium falciparum-penyebab malaria tertiana.
Riset-riset ilmiah yang dilakukan berbagai pihak memang langkah maju untuk menyibak semua potensi temulawak. Titik akhir dari semua itu adalah terjaminnya keamanan dam keselamatan konsumen sehingga temulawak dapat mendunia. (Dian Adijaya S/Peliput : Tri Susanti).
Sumber : majalah TRUBUS 465
Jumat, 05 Maret 2010
HIMASTER POLINELA IN ACTION
Senin, 19 Oktober 2009
6 Langkah Menggali Dan Mewujudkan Impian
Berikut kami berikan 10 panduan untuk menemukan kembali hasrat terdalam Anda dan mengusahakannya jadi kenyataan.
1. Melatih Peduli Diri Yang Ekstrim
Yang pertama dan langkah penting untuk menemukan impian terdalam dalam hidup Anda, adalah perhatian yang luar biasa bagus pada diri sendiri! Saat Anda mati rasa dan satu-satunya cara yang membuat Anda senang adalah meratapi diri, hasrat Anda akan turut tenggelam, bahkan tanpa Anda menyadarainya. Jadi mulailah meperhatikan diri sendiri sebaik-baiknya. Apa aktivitas pemeliharaan diri sehari-hari yang dapat Anda lakukan? Nikmatilah itu.
2. Dengarkan Isyarat Tubuh
Apa Anda mengetahui saat tubuh Anda berkata 'Tidak'? Sebagian besar dari kita melakukan pekerjaan dan tak bisa mendapat kesenangan lantaran tubuh kita berkata 'Tidak'. Kerap kali kita merasa mual, sakit kepala, sakit perut, otot leher yang tegang. Segala ketegangan dan rasa sakit! Sulit bagi tubuh kita untuk berpura-pura. Itulah sebabnya deteksi kebohongan itu sangat nyata. Jadi jika Anda ingin mempercayai hasrat Anda dengarkan apa kata tubuh Anda. Dengarkan saat itu berkata 'Ya'. Lihat energi berlebih (rasa takut juga termasuk), kesenangan dan kegembiraan.
3. Jelajahi Hasrat Anda
Hasrat adalah sebuah perasaan, jadi perhatikanlah. Subyek , aktivitas, majalah atau topik apa yang paling Anda minati? Bersenang-senanglah dengan itu. Buat daftar tentang apa yang benar-benar mearik perhatian Anda dan lihat temanya. Sekarang mulai jelajahi hasarat terkuat Anda.
4. Biarkan Diri Anda Bermimpi
Saat kita beranjak dewasa, seringkali kita berhenti bermimpi dan memilih untuk lebih realistis. Masalahnya kita jadi kehilangan jalur dari apa yang benar-benar kita minati. Jadi, kini mulailah membangkitkan kembali mimpi-mimpi liar Anda dan lakukan dengan sebebas mungkin. Lihat kembali setiap wilayah dalam kehidupan Anda dan tulisakan gagasan yang datang dari visi-visi dari wilayah yang benar-benar Anda minati.
5. Lihat Impian Yang Menghantui Anda
Apakah Anda pernah memiliki sebuah impian yang terus menghantui Anda? Apakah Anda pernah mengatakan sesuatu seperti, 'Aku akan senang sekali jika bisa memulai bisnisku sendiri.' Atau 'Suatu hari aku akan mengubah hobi ini menjadi karir.' Beri perhatian lebih dalam pada impian-impian 'yang melekat' ini. Kerap kali kita menemukan pemenuhan impian hanya dengan cara sederhana, hanya perlu melihat kembali melihat ke belakang, dan menemukan impian apa yang terus menerus mengusik hati kecil Anda.
6. Perluas Visi Anda
Sebagian besar dari kita memiliki visi kecil yang tersimpan untuk kehidupan kita. Kita merasa takut untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Apakah itu cukup memiliki nilai? Dapatkah kita melakukannya? Pasti! Ini saatnya berkembang dan memperluas visi itu! Temukan hadiah apa yang dapat Anda berikan untuk orang lain. Putuskan apa yang benar-benar penting untuk disempurnakan. Desain kehidupan hasrat Anda dan buat langkah untuk mewujudkannya. Sebuah visi akan menjadi nyata hanya jika kita mengambil tindakan untuk mewujudkannya!
Rahasia coklat
Dalam perkembangannya coklat tidak hanya menjadi minuman tetapi juga menjadi snack yang disukai anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Selain rasanya enak, coklat ternyata berkhasiat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang. Suatu studi epidemiologis telah dilakukan pada mahasiswa Universitas Harvard yang terdaftar antara tahun 1916-1950. Dengan menggunakan food frequency questionnaire berhasil dikumpulkan informasi tentang kebiasaan makan permen atau coklat pada mahasiswa Universitas Harvard.
Dengan mengontrol aktivitas fisik yang dilakukan, kebiasaan merokok, dan kebiasaan makan ditemukan bahwa mereka yang suka makan permen/coklat umurnya lebih lama satu tahun dibandingkan bukan pemakan. Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam coklat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang. Fenol ini juga banyak ditemukan pada anggur merah yang sudah sangat dikenal sebagai minuman yang baik untuk kesehatan jantung. Coklat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.
Selama ini ada pandangan bahwa permen coklat menyebabkan caries pada gigi dan mungkin juga bertanggung jawab terhadap munculnya masalah kegemukan. Tak dapat disangkal lagi bahwa kegemukan adalah salah satu faktor risiko berbagai penyakit degeneratif. Tetapi studi di Universitas Harvard ini menunjukkan bahwa jika Anda mengimbangi konsumsi permen coklat dengan aktivitas fisik yang cukup dan makan dengan menu seimbang, maka dampak negatip permen coklat tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Menurut kepercayaan suku Maya, coklat adalah makanan para dewa. Rasa asli biji coklat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid, tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat dihasilkan coklat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun. Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan.
Di Amerika Serikat konsumsi coklat hanya memberikan kontribusi 1% terhadap intake lemak total sebagaimana dinyatakan oleh National Food Consumption Survey (1987-1998). Jumlah ini relatif sedikit khususnya bila dibandingkan dengan kontribusi daging (30%), serealia (22%), dan susu (20%). Lemak pada coklat, sering disebut cocoa butter, sebagian besar tersusun dari lemak jenuh (60%) khususnya stearat. Tetapi lemak coklat adalah lemak nabati yang sama sekali tidak mengandung kolesterol. Untuk tetap menekan lemak jenuh agar tidak terlalu tinggi, ada baiknya membatasi memakan cokelat hanya satu batang saja per hari dan mebatasi mengkonsumsi suplement atau makanan lainnya yang mengandung catechin seperti apple dan teh.
Dalam penelitian yang melibatkan subyek manusia, ditemukan bahwa konsumsi lemak coklat menghasilkan kolesterol total dan kolesterol LDL yang lebih rendah dibandingkan konsumsi mentega ataupun lemak sapi. Jadi meski sama-sama mengandung lemak jenuh tetapi ternyata efek kolesterol yang dihasilkan berbeda. Kandungan stearat yang tinggi pada coklat disinyalir menjadi penyebab mengapa lemak coklat tidak sejahat lemak hewan. Telah sejak lama diketahui bahwa stearat adalah asam lemak netral yang tidak akan memicu kolesterol darah. Mengapa? Stearat ternyata dicerna secara lambat oleh tubuh kita dan juga diabsorpsi lebih sedikit.
Sepertiga lemak yang terdapat dalam coklat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Asam oleat ini juga dominan ditemukan pada minyak zaitun. Studi epidemiologis pada penduduk Mediterania yang banyak mengkonsumsi asam oleat dari minyak zaitun menyimpulkan efek positip oleat bagi kesehatan jantung.
Sering timbul pertanyaan seberapa banyak kita boleh mengkonsusmi coklat? Tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun demikian makan coklat 2-3 kali seminggu atau minum susu coklat tiap hari kiranya masih dapat diterima. Prinsip gizi sebenarnya mudah yaitu makanlah segala jenis makanan secara moderat. Masalah gizi umumnya timbul bila kita makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
Makan coklat tidak akan menimbulkan kecanduan, tetapi bagi sebagian orang rasa coklat yang enak mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali. Ini yang disebut chocolate craving. Dampak coklat terhadap perilaku dan suasana hati (mood) terkait erat dengan chocolate craving. Rindu coklat bisa karena aromanya, teksturnya, manis-pahitnya dsb. Hal ini juga sering dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine yang adalah suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga). Konon Raja Montezuma di jaman dahulu selalu mabuk minuman coklat sebelum menggilir harem-haremnya yang berbeda setiap malam.
Katekin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam coklat. Salah satu fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada coklat. Orang tua jaman dahulu sering mempraktekkan cuci muka dengan air teh karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan awet muda. Seandainya mereka tahu bahwa coklat mengandung katekin lebih tinggi daripada teh, mungkin mereka akan menganjurkan mandi lulur dengan coklat.
Coklat juga mengandung theobromine dan kafein. Kedua substansi ini telah dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk di bandara atau menunggu antrian panjang, makan coklat cukup manjur untuk membuat kita bergairah kembali.
Produk coklat cukup beraneka ragam. Misalnya, ada coklat susu yang merupakan adonan coklat manis, cocoa butter, gula dan susu. Selain itu ada pula coklat pahit yang merupakan coklat alami dan mengandung 43% padatan coklat. Coklat jenis ini bisa ditemukan pada beberapa produk coklat batangan. Kandungan gizi coklat bisa dilihat pada tabel.
Zat Gizi Coklat Susu Coklat Pahit
Energi (Kal) 381 504
Protein (g) 9 5,5
Lemak (g) 35,9 52,9
Kalsium (mg) 200 98
Fosfor (mg) 200 446
Vit A (SI) 30 60
Belum ada bukti bahwa coklat menimbulkan jerawat. Coklat juga tidak bisa dikatakan sebagai penyebab utama munculnya plaque gigi karena plaque gigi juga bisa timbul pada orang yang mengkonsumsi makanan biasa sehari-hari. Hanya saja coklat perlu diwaspadai, khususnya bagi orang-orang yang rentan menderita batu ginjal. Konsumsi 100 g coklat akan meningkatkan ekskresi oksalat dan kalsium tiga kali lipat. Oleh karena itu kiat sehat yang bisa dianjurkan adalah minumlah banyak air sehabis makan coklat.
Sumber :
kolom.pacific.net.id dan Yayasan Jantung Indonesia
Kamis, 15 Oktober 2009
Stroke....usia muda
Gaya hidup tidak sehat membuat mereka yang berusia muda, yaitu antara 18-45 tahun semakin beresiko terkena stroke. Kebiasaan merokok dan konsumsi makanan berlemak meningkatkan resiko stroke di kalangan ini.
Stroke adalah gangguan fungsi otak karena pasokan darah ke otak terganggu. Gangguan pasokan darah ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada otak, bahkan bisa menyebabkan kematian. Dulu, stroke banyak di temukan pada orang usia lanjut. Namun seiring dengan perubahan gaya hidup, terutama masyarakat di kota besar, stroke cenderung mulai menyerang usia muda atau kelompok usia produktif.
Menurut dokter konsultan pembuluh darah otak fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salim Harris, stroke dapat di bedakan menjadi dua yaitu, stroke pendarahan dan stroke penyumbatan. Stroke pendarahan paling banyak disebabkan oleh hipertensi dan kelainan pembulah darah seperti aneurisma (pembuluh darah menipis). Salim mengatakan, stroke pendarahan terjadi karena ketidak stabilan pada pembuluh darah. Lonjakan tekanan darah akan membentur pembuluh darah yang paling tipis hingga pecah dan terjadi pendarahan.
Penggunaan obat-obatan amfetamin dan konsumsi alkohol memicu terjadinya stroke pendarahan. Stroke pendarahan bisa baik di dalam otak maupun di dalam kantong otak, “orang yang memakai afetamin memompa jantungnya lebih cepat dari biasanya”. Apabila ada pembuluh darah otak yang menipis seperti aneurisma, maka pembuluh darah itu spontan bisa pecah.
Menurut penelitian di kalangan kesehatan, populasi laki-laki terkena stroke lebih banyak di banding perempuan, tetapi selisihnya tidak jauh berbeda.
STROKE SUMBATAN
Stroke sumbatan pada usia muda banyak disebabkan oleh kelebihan lemak (hiperlipidemia) dan kebiasaan merokok. Menurut penelitian Tsong Hai Lee di Taiwan pada kurun waktu 1997-2001 di temukan empat penyebab utama stroke sumbatan pada orang berusia 18-45 tahun yaitu kelebihan lemak (53,1%), merokok (45,8%), hipertensi (45,8%), dan riwayat stroke dalam keluarga (29,3%). Yang di teliti oleh Lee berjumlah 264 orang di Taiwan. Masyarakat Indonesia yang hidup di kota besar cenderung mengalami stroke akibat kelebihan lemak dari makanan yang di konsumsi dan kebiasaan merokok. Kelebihan lemak terjadi karena biasanya kalangan remaja dan usia muda masih belum memperhatikan pola makan sehat, mereka biasa makan junk food yang mengandung banyak lemak dan rendah serat. Rokok juga menjadi gaya hidup sehari-hari agar di anggap modern. Ada tiga komponen yang bisa memicu stroke pada usia muda yaitu perilaku, penyakit yang diturunkan seperti Hipertensi, dan anomali perkembangan pembuluh darah seperti anureisma. Dari ketiga komponen itu, kita hanya bisa mengubah perilaku menjadi bergaya hidup sehat agar terhindar dari stroke.
MENGELOLA STRES
Perubahan perilaku ini termasuk mengelola stress. Stress dapat memicu stroke karena stres meningkatkan adrenalin. Adrenalin akan memicu tubuh untuk menghasilkan energi yang di peroleh dari pembakaran lemak. Pembakaran lemak akibat stress akan menyebabkan kadar lemak dalam darah menjadi tinggi. Pasalnya, kendaraan pengangkut lemak yaitu high density lipoprotein (HDL/kolesterol baik) tidak ikut meningkat, lemak menjadi berkeliaran di dalam darah. Hal ini berbeda dengan pembakaran lemak karena olahraga. Aktifitas olahraga ikut meningkatkan HDL dalam darah sehingga lemak terbakar akan di buang keluar dari tubuh.
Stress itu gaya hidup, oleh karena itu, sejak muda jangan di biasakan emosional, gampang tersinggung, hidup serba terburu-buru, mudah panik atau membesar-besarkan masalah. Sikap hidup yang ingin meraih segala sesuatu juga bisa memicu stress berkepanjangan sehingga meningkatkan kolesterol yang akan menyebabkan stroke terjadi.
PRINSIP PERTOLONGAN PADA PENDERITA STROKE
Stroke adalah suatu kumpulan gejala berupa deficit neurologist (Gangguan saraf) yang berlangsung cepat, lokal ataupun global dan bertahan lebih dari 24 jam yang semata-mata di sebabakan oleh aliran darah ke otak. Stroke harus bersifat mendadak.
TANDA DAN GEJALA
Gejala bervariasi sesuai daerah otak yang terkena semuanya terjadi secara mendadak:
- Gangguan bicara (bicara pelo)
- Sebelah anggota badan melemah
- Pandangan menjadi gelap
- Kejang
- Penurunan kesadaran
- Kesemutan sebelah tubuh
- Pandangan berputar (Vertigo)
PRINSIP PERTOLONGAN
- Immobilisasi. Mnimalkan gerakan korban dengan cara menidurkannya, letakkan kepala sekitar 30 derajat lebih tinggi dari tubuh.
- Jangan biarkan korban duduk atau berdiri karena aliran darah ke otak akan berkurang, meskipun korban mengatakan ia tidak apa-apa.
- Jangan beri minum atau makan apapun.
- Segera hubungi ambulans atau bawa ke instalasi gawat darurat segera. Masa terbaik untuk terapi stroke akut adalah 3 jam.
Rabu, 14 Oktober 2009
Memasang Lcd pada blogger
Cara membuatnya:
1. Buka http://textspace.net, lalu pilih 'LCD Text Generator'. Maka, akan muncul beberapa pilihan font. Pilih salah satu sesuai yang anda suka, dengan mengklik 'select' di bawah contoh font.

2. Tulis text anda (di kotak biru bagian kiri bawah). Anda bisa sesuaikan kecepatan marquee-nya, lebar frame, dan warna gradasi. Jika sudah klik 'Make My Text!', lalu 'Get the codes!'

3. Kopi dan paste kodenya ke blog anda. Selesai.




